Ilmu Komunikasi A USU 2018

Blog ini dibuat bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah keterampilan berkomunikasi 2.

Si Sulung dari Kota Industri

Si Sulung dari Kota Industri
Katanya menjadi anak sulung itu merupakan hal yang sangat istimewa. Mengayomi adik-adik dan memiliki tanggung jawab penuh atas mereka. Ya, aku si Sulung dari empat bersaudara. Adik ku tiga; dua perempuan dan satu laki-laki. Bagiku, menjadi sulung sangat berat. Berat sekali. Ditambah lagi hidup dengan banyak tuntutan dari orang tua. Harus bisa ini dan harus bisa itu.
Aku lahir dari keluarga sederhana di kota ku. Aku berasal dari kota kecil di Kepulauan Riau. Kota ku sangat dekat dengan Singapura, akibatnya kami cepat terkena arus globalisasi. Kota ku merupakan kota Industri dan termasuk dalam jantung Indonesia. Oleh karena itu, kota ku disebut sebagai Bandar Dunia Madani. Ya, aku berasal dari kota Batam. Ayah ku hanya seorang karyawan swasta biasa di Batam. Ibu ku hanya seorang ibu rumah tangga, yang setiap hari harus mengantar jemput kami semasa sekolah dan les. Hidup sederhana di kota yang biaya hidupnya besar membuat aku dan adik-adikku tahu betapa susahnya orang tua kami menyekolahkan kami. Tapi puji Tuhan, semua kebutuhan dapat tercukupi.
Aku hidup dengan begitu banyak tuntutan orang tua serta begitu banyak aturan rumah. Sedari SD, aku selalu memperoleh juara kelas, hingga aku SMP. Bagi ku, prestasi adalah hal biasa, bahkan lebih tepatnya aku memang harus memperoleh juara. Tapi, aku tidak pernah mendapat apresiasi dari keluarga ku pada dasarnya. Tak apa. Sudah biasa, batinku. Aku selalu berada di sekolah favorite di kota ku, selalu berada di kelas unggulan, dan kerap mendapat juara. Namun, bagi Ibu ku secara khusus, itu adalah hal wajar yang harus aku raih karena aku sudah les sejak dahulu. Kegiatan ku hanya pergi sekolah, pulang, les dan kembali belajar di rumah. Itu semua harus ku lakukan hingga aku menginjak bangku SMA.
Sejak SMA, aku tetap masuk ke sekolah nomor satu di kota ku, bahkan aku masuk ke dalam kelas unggulan kembali. Namun, sangat disayangkan aku tidak pernah mendapat juara kelas kembali sejak aku SMA. Awalnya, Ibu ku sangat marah. Namun, aku memberi tahu bahwa aku berada di sekolah yang untuk lulus test nya saja pun sangat sulit, bahkan aku ditempatkan di kelas unggulan. Awal-awal Ibu ku sangat sulit menerima hal tersebut, lama kelamaan cuek saja.
Masa SMA merupakan masa paling indah bagiku, karena aku lumayan bisa bebas menjalani kegiatan ku. Dimasa SMA, aku les  private sehingga aku bisa sesuka ku mengatur jadwal ku. Aku sering cabut les demi pergi jalan bersama teman-teman ku, wah nakal nya aku. Aku juga pernah cabut dari sekolah karena ingin pergi menonton bersama teman. Ya, masa SMA ku aku sudah mulai membandel. Melanggar setiap aturan rumah yang telah dibuat dengan pulang malam walau alasan les, padahal sih setelah les malah pergi makan bersama teman. Tapi satu hal yang paling aku suka dimasa SMA ku adalah, aku bisa berprestasi dibidang yang memang aku sangat sukai. Aku sangat menyukai bidang tarik suara. Aku tergabung dalam paduan suara sekolah. Aku rela latihan fisik hanya untuk dapat mengikuti lomba di antara paduan suara sekolah lain. Aku menjadi penyanyi inti di paduan suara sekolah ku dan kami memenangkan lomba paduan suara tingkat SMA sekota Batam. Dan kami beroleh juara satu. Aku memang berasal dari keluarga yang sangat menyukai musik. Ayahku merupakan pemain gitar gereja ku. Ibu ku adalah seorang yang sangat menyukai tarik suara. Suara nya jangan kau ragukan lagi, dia bahkan penyanyi senior gereja ku dan bahkan selalu disuruh bernyanyi disetiap event yang dia hadiri. Singkatnya, musik merupakan bagian dari hidup ku sejak kecil.
Ada satu hal yang sulit bagi si Sulung, yakni dalam hal meminta sesuatu. Hal tersebut sulit karena harus memikirkan hal-hal yang lain. Tidak boleh egois katanya. Padahal, aku suka dengan hal-hal baru. Namun, untuk mendapatkan sesuatu aku harus berupaya lebih. Harus membujuk dengan sekuat tenaga, eh ternyata tak mendapat. Harus menabung katanya, ternyata ketika sudah terkumpul malah dipakai untuk keperluan lain. Banyak hal yang harus ku lakukan agar mendapat yang ku inginkan, tak jarang aku harus belajar gigih demi juara agar menjadi perhatian keluarga besar, lalu kemudian mendapat reward dari tante-tante ku. Tapi, hal ini yang membentuk si Sulung tersebut menjadi kuat. Menjadi mandiri. Menjadi orang yang memiliki visi misi kedepan nya harus bagaimana. Diletakkan dimana pun tak masalah, termasuk harus berkuliah di Medan dan hidup menumpang dirumah saudara. Hidup menurut aturan tuan rumah, bekerja mengurus rumah, mengurus keperluan kuliah dan kegiatan lainnya. Hal ini membuatku berkembang menjadi pribadi yang tidak manja, pribadi yang tidak bergantung dengan orang lain, pribadi yang belajar mengusahakan apa pun demi yang dia inginkan, pribadi yang bertanggung jawab untuk setiap tugasnya dan pribadi yang tidak ingin menyusahkan orang lain, termasuk keluarga nya. Beginilah kisahnya, si Sulung dari kota Industri, Debra Nila.

Related Posts

3 komentar

Posting Komentar

Writers

Aisha Tania Sinantan Sikoko 4 Alfi Bardan 3 Alya Elmi Niyana 3 Annisa 3 Anthony Dhasdo Siallagan 1 Aprilia 3 Arief Ramadhan Djiwandana 3 Chalista Putri Nadila 4 Christoper Aprilio Herdimas Siregar 3 Cici Handayani Br.Ginting 4 Cut Yasmine Amalia Nurazzahra 4 Dai Ridho Ritonga 2 Debora Ginting 3 Debra Nila Mesita Yohana 4 Devita Sandra Milenia 3 Dinda Rahma Puspita Daulay 2 Dira Zulfi Chairunnisa 1 Diva Annisa Siregar 2 Erizki Maulida Lubis 4 Esai 40 Essay 1 Evi Septianti Br Perangin-Angin 4 Fatima Apriani Harahap 4 Fauzi Akbar 3 Feature 7 Fitri Fajriah Harapan 2 Galih Muhammad Soaloon Lubis 2 Game 1 Grace Immanuella Pascauli Hasugian 4 Gress Miya Tobina Tarigan 3 Habil Jabbar Jamack 1 Howen Jayawi 3 Jeremi Chris Sandra Brahmana 1 Jesika Gultom 3 Jihan Afrah 4 Karina Hanna Afriaty 4 Katerina Cheryl Dwi Anugrah 2 Khairunnisa 2 Konsumerisme 1 Lidya Sutanto 3 Maeka Naoma Tobing 2 Megan Lisandra Elmira 2 Meli Deliana Kamila 1 Mira Miareta Putri 1 Misrul Azizah 2 Muhammad Adriansyah Lubis 2 Muhammad Fikri Razak 4 Muhammad Hamli Rizki 4 Muhammad Ricky Al Fazril 2 Muhammad Ryan Alfarizi Nawar 3 Muhammad Taufan Mulia Harahap 4 Mukhlis Lahuddin Harahap 3 Nur Rahmi Aqilia 2 Nurkhaliza Lubis 4 Prayer Nugraha M Sitorus 2 Puan Nadiya Maghfirah 2 Rafika Rizki Nurhadi 1 Raja Salsabila Pasha 2 Restika Juliana Silalahi 3 Review 10 Risya Nur Hasanah Saragih 1 Rizka Farha Aulia 3 Rohid Zulfikar Ashari 3 Sania Febrita Br Sembiring 3 Shalli Aggia Putri 2 Shilva Devira 1 Suci Syahfitri Ani 3 Syafira Pohan 3 Tentang Kami 66 Timotius Dwiki Meglona Hutabarat 4 Tsani Afifah 4 tutorial 1 Valencia Christiani Zebua 4 Vany Ayudisty 1 Widya Tri Utami 1