Halo
teman-teman, perkenalkan nama aku Maeka Naoma Br Lumban Tobing. Biasa dipanggil
Maeka dan nama panggilan dikeluarga aku sering dipanggil dedek. Haha, yah betul
aku dipanggil dedek karena aku anak terakhir orangtuaku dan cucu yang masih
terakhir perempuan di keluarga tobing (note:aku buat masih, karena mungkin akan
kehadiran boru tobing lagi). Yah, mungkin bagi kalian yang keturunan batak
mengerti. Aku lahir di Medan tepatnya pada tanggal 24 November 1999. Sejak
dalam kandungan aku tidak pernah dibiarkan Tuhan sendiri hehe, yah betul aku
punya kembaran yang kata orang orang beda jauh sama aku. Dan, memang betul sih,
aku dan kembaran aku bisa dikatakan tidak anak kembar karena ciri fisik dan
sifat kami itu sangat beda sampai selera kami mengenai warna, makanan, fashion itu berbeda. Makanya kami sering
dipanggil kembar non identik.
Kembali
lagi mengenai diriku, aku berasal dari keluarga sederhana yang terdiri dari
lima anggota yaitu Bapak, Mama, Abang dan Kakak(Kembaranku) dan aku. Yah, tak
banyak yang dibisikan alam saat hari kelahiranku tapi tiba-tiba sudah kulihat
saja dunia ini. Dan, kita tidak dapat menentukan dirahim mana kita lahir.
Intinya, tetap bersyukur walaupun dunia semakin tidak bersahabat. SIAPP!!. Oh
iya, kalau kata Bapak, Mama, Abang, dan Kakak sih aku orang yang unik, tapi aku
sendiri belum tahu uniknya dimana. Mungkin aku lebih puitis dari mereka dan
lebih lemot juga sih, hehe. Kalau kalian tahu, boleh dong kasih tahu keunikan
aku dikolom komentar dibawah hehe.
Sedari
dulu, banyak hal yang menarik didunia yang seharusnya dapat aku genggam. Dan
salah satu hal menarik itu sudah ku genggam. Yah, yaitu sahabat. Menurutku
sahabat tak harus manusia atau yang hidup. Sahabat adalah siapa yang setia
menemani kita dalam keadaan apapun, mau suka dan duka dia selalu ada. Yah, perkenalkan
sahabatku adalah buku, pena, dan kamera. Ketiga benda itu adalah yang membuat
diriku mengenal duniaku dan mengenal duniamu. Aku suka menulis cerita,puisi,dan
apa saja yang ada dipikiranku (mungkin karena aku suka mengkhayal) pasti akan aku tulis maka dari itu menulis
membuatku mengenal duniaku. Aku juga menyukai membaca buku karena melalui buku
aku mengenal duniamu yang begitu bewarna dan unik. Dan melalui kamera aku dapat
belajar mengenai persepektif. Yah, bagiku persepektif adalah hal yang penting.
Jika kau melihat persepektif duniamu melalui duniaku mungkin kau tidak langsung
tertarik, begitu juga jika aku melihat persepektif duniamu melalui duniaku. Maka, mari kita saling mengenal dunia kita walau berbeda, tak mungkin aku memaksamu masuk keduniaku tapi mengertilah tentang dunia ku dan akupun akan berusaha mengerti duniamu, siapatau kita saling mengerti lalu terbawa perasaan nyaman *PLAKKK!!. Oh iya, Menulis, membaca, dan mengambil gambar adalah hal yang ku gemari saat ini.
Kalau bahasa pesan makanannya sih dibilang “Paket Komplit”. Jadi, kalau kita punya kegemaran yang sama berarti kita punya kesamaan dong, kenalan yuk siapa tau cocok, bungkus, HAHA. Eitss, maksud aku untuk tukar pikiran yah, mungkin khayalan mu lebih luar biasa dari apa yang aku pikirkan. HEHE.
Dan
terakhir nih, sebagai info tambahannya aku adalah mahasiswa Universitas
Sumatera Utara jurusan Ilmu Komunikasi. Dan saat aku menulis ini aku duduk
disemester tiga. Bisa dibilang masih stambuk muda. Oh iya, Setiap orang pasti
memiliki impian untuk masa depannya.
Begitu juga dengan aku. Salah satu impianku yaitu semoga tulisanku
dibuat buku dan tulisan tersebut dibuat jadi film karena banyak yang tertarik dan
beli buku ku. Doakan yang viewers tulisan ini. Dan
pesanku untuk mengakhiri tulisan ini, jangan pernah takut gagal,takutlah saat
kau menyerah karena kau gagal. Tak semua hal di dunia harus kau genggam,
terkadang baik bagimu belum tentu baik bagi Tuhanmu. So,jangan pantang
menyerah,kejar terus mimpimu sampai kau berhasil mendapatkannya. Hehe.
Dimanapun kamu berada sudah ku bisikan pada Tuhan,semoga siapapun kamu yang
baca ini menemukan cintamu dan kebahagiaanmu.Terimakasih.
Cari aku di Instagram : @maekatobing
With Love,
Maeka Naoma Tobing
Posting Komentar
Posting Komentar